I wonder.,.,.,.,

Halaman ini berisi tentang sedikit pengetahuan, iseng2 ingin tahu, dan tidak terikat,.,yang pasti jadi kayak pasar karena bakal campur2,.,hehe,.,.,.semoga berguna.,.

“Well this page only for my fun,., I do really like to study various things recently,.,n there are sometimes medical knowledge obviously,,.im a college student🙂,.,but I hope it can be useful”😉

1. How to say “very” in japanese
ex: very cool, very cute etc
1) sugoku / sugoi (casual)
2) cho / maji (very casual / used widely by teenagers)
3) totemo / tottemo (slightly fancier/more formal)
example:

(Object) wa sugoku / sugoi kawaii (=cute).
– (Person) wa totemo kawaii (=cute).
– Sugoku samui (=cold).

2. Penggunaan beberapa kata
(how to use several words in japanese)
“boku” is an informal word for “me”, often used by males
“kimi” is an informal word for “you”.
“wa” is most of the time the subject marker of the sentence. You put this after a noun to show that the noun is the subject.
“wo” is the object marker of the sentence. You put this after a noun to show that the noun is the object.

for example:

kimi wa boku wo koroshita
you (subject) me (object) killed.
You killed me.

3. Kamu taw ga penyakit cholera ternyata dulu sangat berbahaya,bahkan menjadi wabah yang sangat ditakuti pada abad 19 ,., yang terpenting dari penanganan cholera adalah rehidrasi cairan(menggunakan larutan oralit) bagi si penderita dan mensterilsasikan benda-benda yang terkontaminasi serta penanganan sanitasi yang baik,.,.,.

4. Criteria which help differentiate pleural exudates and transudates
Light’s criteria for exudates–any of following
Pleural fluid/serum protein ratio > 0.5
Pleural fluid/serum LDH ratio > 0.6
Pleural fluid LDH >2⁄3 the normal upper limit for serum

5. If you use it in the meaning of wrong , machigau (まちがう 間違う) is more accurately word.

Am I wrong?
watashiwa machigatte imasuka?
watashiwa chigatte imasuka?
machigatte=machigaete

You are wrong.
anatawa machigatte iru
anatawa chigatte iru

Is this/that/it wrong?
korewa (arewa) machigatteimasuka?
korewa (arewa) chigatteimasuka?

This/that/it is wrong
korewa (arewa) machigatteimasu?
korewa (arewa) chigatteimasu?

6. Setelah makan makanan berlemak tinggi plasma
darah menjadi terlihat keruh oleh tingginya konsentrasi kilomikron. Akan tetapi
warna keruh tersebut hilang dalam waktu 1 atau 2 jam, ketika triasilgliserol di
tarik dari darah terutama oleh jaringan adiposa.

7. Haemoglobin binds to H+ ions when they are in high concentration and releases them when they are in low concentration (jadi gini toh maksudnya buffer)

8. Tes

free counters

9. Japanese Lesson 4 me,.,
Words Related to “LEts Go”
*Ikou! [let’s go] Ikimashou! [let us move along] Ikou ze! [let’s get outta here] Mairimashou [let’s be on our merry little way]

*Either “Igo” or “Ikimasho[u]” will be well understood.🙂 *Note: “i” is pronounced like an ee sound, “a” as in father, and “o” as in open. U is pronounced as in the exclamation “Ooh!”.

*As in a motivational “Keep on going!” you may say: ‘Shikkari shite’ or ‘ganbatte.’

10. Pada pyelonefritis tidak terbentuk silinder eritrosit
11.Pada trichuris trichuria termasuk STH tapi tidak melalui siklus paru, kalo enterobius vermicularis memang non STH sehingga juga tidak melewati siklus paru.
12. EFEK GLUKOKORTIKOID
a. Efek kortisol terhadap metabolisme karbohidrat
· Untuk merangsang proses glukoneogenesis (pembentukan karbohidrat dari protein dan beberapa zat lain) oleh hati à meningkatkan jumlah penyimpanan glikogen dalam sel – sel hati.
· Kortisol menurunkan kecepatn pemakaian glukosa oleh sel – sel tubuh.
· Karena efek diatas dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa darah à diabetes adrenal.
b. Efek kortisol terhadap metabolisme protein
· Kortisol mempunyai kemampuan untuk mengurangi penyimpanan protein di seluruh sel tubuh kecuali protein dalam hati
· Hal diatas dikarenakan oleh berkurangnya sintesis protein dan meningkatnya katabolisme protein yang sudah ada di dalam sel.
· Kortisol menyebabkan peningkatan protein hati dan protein plasma disebabkan oleh kortisol.
a. Efek kortisol terhadap metabolisme lemak
· Kortisol meningkatkan mobilisasi asam lemak dari jaringan lemak à meningkatkan konsentrasi asam lemak bebas di dalam plasma dan meningkatkan pemakaiaannya untuk energi.
· Kortisol meningkatkan oksidasi asam lemak di dalam sel.
b. Fungsi kortisol pada stress dan peradangan
· Kortisol sangat meningkat pada keadaan stressà glukokortikoid dapat menyebabkan pengangkutan asam amino dan lemak dengan cepat dari cadangan sel – selnya sehingga dapat dipakai untuk energi dan sintesis senyawa lain.
c. Efek anti inflamasi kortisol
· Pemberian kortisol dalam jumlah besar biasanya dapat menghambat proses inflamasi atau malah dapat membalikkan sebagian besar efeknya segera katika proses inflamasi mulai terjadi.
· Kortisol mempunyai efek berikut ini dalam mencegah proses inflamasi:
– Kortisol menybabkan stabilisasi membran lisosom
– Kortisol menurunkan permeabilitas kapiler
– Kortisol menurunkan migrasi sel darah putih ke dalam daerah inflamasi dan fagositosis sel yang rusak
– Kortisol menekan sistem imun
– Kortisol menurunkan demam
d. Efek terhadap alergi
Kortisol menghambat reaksi inflamasi akibat alergi
e. Efek terhadap sel darah dan imunitas pada penyakit infeksi
· Kortisol mengurangi jumlah eosinofil dan limfisit di dalam darah
· Kortisol à menyebabkan atrofi jaringan limfoid à kurangi keluanya sel – sel T dan antibodi dari jaringan limfoid à tingkat kekebalan terhadap benda asing berkurang à kadang menyebabkan infeksi fulminan dan kematian

13. GAGAL JANTUNG

Sebuah studi 19 tahun 13000 orang dewasa yang sehat di Amerika Serikat (Kesehatan dan Gizi Ujian Nasional Survei (NHANES I) menemukan penyebab berikut peringkat oleh Penduduk skor diatribusikan Risiko:

1. Penyakit Jantung Iskemik 62%
2. Rokok Merokok 16%
3. Hipertensi (tekanan darah tinggi) 10%
4. Obesitas 8%
5. Diabetes 3%
6. Penyakit jantung katup 2% (jauh lebih tinggi pada populasi lebih tua)

Sebuah registri Italia lebih dari 6200 pasien dengan gagal jantung menunjukkan penyebab berikut:

1. Penyakit Jantung Iskemik 40%
2. Dilated Cardiomyopathy 32%
3. Katup Penyakit Jantung 12%
4. Hipertensi 11%
5. Lainnya 5%

Jarang menyebabkan gagal jantung meliputi:

* Viral Myocarditis (infeksi pada otot jantung)
* Infiltrasi otot seperti amyloidosis
* HIV cardiomyopathy (yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus)
* Jaringan ikat Penyakit seperti lupus eritematosus sistemik
* Penyalahgunaan obat-obatan seperti alkohol
* Farmasi obat-obatan seperti agen kemoterapi.
* Aritmia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s